
Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pengeroyokan pelajar yang viral di Kota Bogor. Korban diketahui sedang menjalani proses orientasi atau “ospek” untuk bergabung dengan kelompok pergaulan yang dikenal sebagai geng BRAK sebelum mengalami kekerasan dari para pelaku. Enam orang telah diamankan dalam kasus tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi penganiayaan disebut sebagai tradisi yang diterapkan kepada calon anggota baru. Korban mengalami pemukulan dan diinjak-injak sebagai bagian dari proses penerimaan kelompok tersebut.
Polisi menegaskan tidak menemukan motif pribadi antara korban dan pelaku. Peristiwa itu murni terjadi dalam rangka aktivitas kelompok yang selama ini dilakukan oleh para remaja tersebut. Penyidik kini mendalami kemungkinan adanya tindakan serupa yang pernah terjadi sebelumnya.
Kasus ini memicu keprihatinan karena melibatkan pelajar dan menunjukkan masih adanya budaya kekerasan dalam kelompok remaja. Aparat mengimbau orang tua dan sekolah meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa di luar lingkungan pendidikan.
