Harga Beras Naik Berbulan-bulan, Pedagang Ungkap Penyebab Meski Pasokan Dinilai Aman

Ilustrasi. Foto: Harga Beras Naik Berbulan-bulan, Pedagang Ungkap Penyebab Meski Pasokan Dinilai Aman

Harga beras di sejumlah pasar tradisional masih bertahan di level tinggi meski pasokan dinilai relatif aman. Kondisi tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir dan menjadi perhatian masyarakat karena belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan. Pedagang mengungkapkan kenaikan harga bukan disebabkan oleh kelangkaan barang, melainkan tingginya harga yang mereka terima dari pemasok.

Di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, para pedagang menyebut stok beras masih tersedia dan distribusi berjalan normal. Namun, harga pembelian dari distributor maupun penggilingan tetap tinggi sehingga mereka tidak memiliki ruang untuk menurunkan harga jual kepada konsumen.

Pedagang Sebut Harga dari Distributor Masih Tinggi

Sejumlah pedagang mengatakan mereka menjual beras dengan margin yang relatif tipis. Kenaikan harga yang terjadi di tingkat konsumen lebih banyak dipengaruhi oleh harga pasokan yang belum turun dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut mereka, meski pasokan beras tidak mengalami gangguan berarti, harga dari distributor masih bertahan tinggi sehingga harga di pasar ikut sulit turun. Kondisi tersebut terjadi pada beras premium maupun beras medium.

Pasokan Aman, Harga Belum Ikut Turun

Pedagang menilai ketersediaan beras di pasar sebenarnya cukup memadai. Aktivitas distribusi juga berjalan normal sehingga tidak ditemukan antrean maupun kelangkaan stok.

Meski demikian, melimpahnya pasokan belum otomatis membuat harga kembali normal. Mereka memperkirakan harga baru akan turun apabila biaya pasokan dari hulu ikut mengalami penyesuaian.

Konsumen Mulai Kurangi Pembelian

Harga beras yang terus bertahan tinggi membuat sebagian konsumen mulai menyesuaikan pola belanja. Pedagang mengaku ada pembeli yang memilih mengurangi jumlah pembelian atau beralih ke jenis beras dengan harga lebih terjangkau.

Meski permintaan masih ada karena beras merupakan kebutuhan pokok, daya beli masyarakat dinilai mulai terpengaruh oleh kenaikan harga yang berlangsung cukup lama.

Harga Beras Masih Jadi Sorotan

Kenaikan harga beras menjadi salah satu komoditas pangan yang terus dipantau pemerintah. Data terbaru menunjukkan harga beras medium maupun premium masih berada di atas level normal di berbagai daerah.

Pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap pasokan dan distribusi guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat.

Harapan Pedagang Harga Segera Stabil

Pedagang berharap harga di tingkat distributor dapat segera turun agar harga jual kepada konsumen ikut menyesuaikan. Mereka menilai stabilisasi harga akan membantu meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus menjaga aktivitas perdagangan di pasar tradisional.

Selama biaya pasokan masih tinggi, pedagang memperkirakan harga beras di tingkat eceran akan tetap sulit mengalami penurunan dalam waktu dekat.

Perampasan aset tanpa pemidanaan individu Previous post Dorong RUU Perampasan Aset, Pakar Cambridge Usul Tanpa Pemidanaan Individu
Kemendagri kawal penanganan tuberkulosis masuk RPJMD hingga APBD Next post Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis Masuk RPJMD hingga APBD