
Masa depan kawasan eks Hotel Sultan mulai menemui titik terang setelah aset tersebut resmi kembali ke penguasaan negara. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa bangunan Hotel Sultan berpotensi dibongkar sebagai bagian dari rencana besar penataan ulang kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menjadi ikon baru Indonesia.
Menurut Rosan, pemerintah sedang menyiapkan konsep pengembangan kawasan yang jauh lebih luas dibanding sekadar pemanfaatan lahan bekas hotel. Kawasan tersebut nantinya akan didesain ulang secara menyeluruh untuk menghadirkan pusat aktivitas ekonomi, olahraga, pariwisata, dan ruang publik berstandar internasional.
Ia menjelaskan bahwa pengelolaan aset setelah seluruh proses administrasi selesai berpotensi dilakukan melalui perusahaan-perusahaan di bawah Danantara, termasuk sektor perhotelan dan pariwisata yang selama ini berada dalam ekosistem BUMN. Namun, rincian konsep pembangunan masih dalam tahap perencanaan sehingga belum diumumkan secara lengkap kepada publik.
Rosan mengisyaratkan bahwa bangunan Hotel Sultan saat ini kemungkinan tidak akan dipertahankan dalam bentuk yang ada sekarang. Pemerintah membuka peluang melakukan transformasi besar-besaran guna menciptakan kawasan baru yang lebih modern dan memiliki nilai ekonomi tinggi bagi negara.
Penataan tersebut tidak hanya mencakup area eks Hotel Sultan, tetapi juga terintegrasi dengan kawasan GBK yang memiliki luas sekitar 200 hektare. Pemerintah ingin menciptakan kawasan bertaraf dunia yang mampu menjadi pusat kegiatan olahraga, hiburan, bisnis, hingga destinasi wisata perkotaan.
Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menyerahkan lahan dan 15 bangunan Hotel Sultan kepada pemerintah setelah proses eksekusi selesai dilaksanakan. Aset yang kembali ke negara itu mencakup berbagai bangunan utama hotel, apartemen, ballroom, fasilitas olahraga, restoran, dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya.
Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) sebelumnya juga menyatakan pemanfaatan lahan eks Hotel Sultan akan dilakukan secara hati-hati dan terencana. Fokus utamanya adalah memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang maksimal sekaligus mendukung pengembangan kawasan GBK sebagai pusat olahraga, pariwisata, MICE, dan aktivitas ekonomi produktif.
Pemerintah berharap transformasi kawasan tersebut dapat melahirkan landmark baru yang memperkuat citra Jakarta di tingkat internasional. Selain meningkatkan daya tarik investasi dan pariwisata, proyek ini juga diharapkan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

