Puan Soroti Dolar AS Rp 17.500 Bebani UMKM dan Industri

Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah agar segera mengantisipasi dampak pelemahan rupiah setelah nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 17.500. Kondisi tersebut dinilai mulai membebani masyarakat serta pelaku usaha, terutama sektor industri, transportasi, dan UMKM yang sensitif terhadap kenaikan biaya operasional. Berdasarkan data Bloomberg, kurs dolar AS pada perdagangan Selasa sore

Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah agar segera mengantisipasi dampak pelemahan rupiah setelah nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 17.500. Kondisi tersebut dinilai mulai membebani masyarakat serta pelaku usaha, terutama sektor industri, transportasi, dan UMKM yang sensitif terhadap kenaikan biaya operasional.

Berdasarkan data Bloomberg, kurs dolar AS pada perdagangan Selasa sore berada di kisaran Rp 17.529 atau naik sekitar 0,66 persen. Angka itu menjadi salah satu level terlemah rupiah sepanjang sejarah dan memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Puan menilai penguatan dolar AS menyebabkan kenaikan harga barang yang memiliki komponen impor. Dampaknya mulai dirasakan dunia usaha karena biaya produksi, logistik, hingga distribusi ikut meningkat. Menurut dia, tekanan tersebut berpotensi memicu inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat apabila tidak segera dikendalikan.

Dalam Rapat Paripurna DPR RI, Puan juga menyinggung pengaruh konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya gangguan di Selat Hormuz, yang disebut berdampak terhadap rantai pasok global dan harga energi. Situasi tersebut dinilai memperbesar tekanan terhadap rupiah serta biaya impor nasional.

Menurut Puan, DPR mendukung langkah pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi. Ia meminta mitigasi arus modal asing keluar, pengendalian harga kebutuhan pokok, dan perlindungan terhadap masyarakat kecil dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.

Selain itu, DPR disebut akan memasukkan isu tekanan global dan stabilitas rupiah dalam pembahasan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) serta APBN 2027. Menurut Puan, kebijakan fiskal dan moneter harus disiapkan sejak dini agar Indonesia tidak semakin terdampak gejolak ekonomi dunia.

Di sisi lain, pemerintah mulai menyiapkan langkah stabilisasi pasar keuangan untuk menahan tekanan terhadap rupiah. Sejumlah kebijakan intervensi di pasar obligasi dan penguatan koordinasi fiskal-moneter kini menjadi fokus utama pemerintah dan BI dalam menjaga kepercayaan investor.

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos