Pelatihan AI di Padang Dibuka, Kuota 3.100 Peserta Bisa Bertambah

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan program pelatihan berbasis kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) bagi 3.100 pemuda di Kota Padang dan wilayah sekitarnya, Sumatera Barat. Program tersebut digulirkan untuk memperkuat kompetensi generasi muda sekaligus mendorong percepatan pemulihan ekonomi daerah. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan peserta nantinya memperoleh akses pembelajaran digital melalui platform berbasis AI yang disiapkan

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan program pelatihan berbasis kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) bagi 3.100 pemuda di Kota Padang dan wilayah sekitarnya, Sumatera Barat. Program tersebut digulirkan untuk memperkuat kompetensi generasi muda sekaligus mendorong percepatan pemulihan ekonomi daerah.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan peserta nantinya memperoleh akses pembelajaran digital melalui platform berbasis AI yang disiapkan pemerintah. Pelatihan mencakup pengembangan diri, kewirausahaan, keterampilan nonteknis, hingga kemampuan lain yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini.

Menurut Yassierli, kuota awal sebanyak 3.100 peserta masih dapat ditambah apabila kebutuhan pelatihan meningkat. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan anak muda memiliki keterampilan yang cukup agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan kualitas sumber daya manusia di tengah percepatan transformasi digital. Kemnaker sebelumnya juga menargetkan puluhan ribu peserta mengikuti program pelatihan vokasi nasional sepanjang 2026 guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja berbasis kebutuhan industri.

Dalam kunjungannya ke Padang, Yassierli turut menyinggung langkah pemerintah saat Sumatera Barat dilanda banjir dan tanah longsor beberapa waktu lalu. Kemnaker, kata dia, membuka posko layanan masyarakat di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang selama tiga bulan untuk membantu warga terdampak bencana.

Selain membuka layanan darurat, Kemnaker juga menyalurkan program pemulihan ekonomi senilai Rp30,3 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dana tersebut diwujudkan melalui sejumlah program ketenagakerjaan, termasuk padat karya dan tenaga kerja mandiri untuk memperluas kesempatan kerja masyarakat pascabencana.

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos