
Ilustrasi. Foto: Rachmat Gobel Akan Dimakamkan di TMP Kalibata, Keluarga Putuskan Usai Musyawarah
Jenazah anggota DPR RI sekaligus mantan Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7) setelah Salat Jumat. Keputusan tersebut diambil melalui musyawarah keluarga sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum selama berkiprah di dunia pemerintahan, politik, dan bisnis.
Kabar mengenai lokasi pemakaman disampaikan keluarga melalui pernyataan resmi setelah sebelumnya beredar berbagai spekulasi mengenai tempat peristirahatan terakhir almarhum. Selain menyampaikan informasi tersebut, keluarga juga mengajak masyarakat untuk mendoakan agar seluruh amal ibadah Rachmat Gobel diterima serta segala khilafnya mendapat ampunan. Sejak kabar wafatnya diumumkan, rumah duka di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jakarta Selatan, didatangi sejumlah tokoh nasional, pejabat, kolega, hingga masyarakat yang ingin menyampaikan belasungkawa secara langsung.
Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat dini hari dalam usia 63 tahun. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai pengusaha yang memimpin Gobel Group sekaligus pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada periode 2014–2015. Dalam dunia politik, ia juga dipercaya menjadi Wakil Ketua DPR RI sebelum kembali bertugas sebagai anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem. Perjalanan kariernya yang mencakup sektor industri, pemerintahan, dan legislatif membuatnya menjadi salah satu tokoh yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan dunia usaha maupun kebijakan ekonomi nasional.
TMP Kalibata merupakan kompleks pemakaman kenegaraan yang diperuntukkan bagi tokoh-tokoh yang dinilai berjasa bagi bangsa dan negara. Pemakaman di lokasi tersebut dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku serta melalui proses administrasi yang ditetapkan pemerintah. Keputusan keluarga memilih TMP Kalibata sekaligus mengakhiri berbagai informasi yang sebelumnya menyebutkan almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya di Gorontalo.
Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung setelah Salat Jumat dengan dihadiri keluarga, kerabat, pejabat negara, serta tokoh masyarakat. Sejak pagi, sejumlah pelayat terus berdatangan ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Pemerintah, pimpinan lembaga negara, dan berbagai kalangan juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Rachmat Gobel serta mengenang kontribusinya dalam pembangunan sektor industri, perdagangan, dan kehidupan politik nasional. Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan duka bagi banyak pihak yang mengenalnya sebagai sosok pengusaha, negarawan, dan tokoh yang aktif mendorong kemajuan ekonomi Indonesia.
