
Kebakaran yang melanda kawasan permukiman di Jalan Citarum, Cideng, dekat Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, meninggalkan trauma mendalam bagi warga yang selamat. Di tengah kobaran api yang cepat membesar, banyak penghuni rumah hanya memiliki waktu beberapa menit untuk menyelamatkan diri dan anggota keluarga mereka.
Salah seorang warga, Rusminah, mengaku sedang menyiapkan dagangan ketika mendengar teriakan warga yang memperingatkan adanya kebakaran. Situasi berubah panik ketika api dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya. Warga berhamburan keluar rumah sambil berusaha menyelamatkan barang-barang penting dan anggota keluarga yang rentan.
Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah rumah di kawasan padat penduduk. Besarnya kobaran api diperparah oleh jarak antarrumah yang rapat sehingga api mudah menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Beberapa warga juga mengaku mendengar suara ledakan saat kebakaran berlangsung.
Setelah api berhasil dipadamkan, lokasi kejadian dipenuhi puing bangunan, rangka besi yang hangus, serta sisa perabot rumah tangga yang terbakar. Aparat kepolisian memasang garis polisi untuk mendukung proses penyelidikan penyebab kebakaran.
Peristiwa tersebut menelan korban jiwa seorang lansia dan menyebabkan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal. Pemerintah daerah bersama petugas terkait kini fokus pada penanganan korban dan pendataan kerusakan yang ditimbulkan.
Kejadian ini kembali mengingatkan tingginya risiko kebakaran di kawasan permukiman padat Jakarta serta pentingnya kesiapsiagaan warga menghadapi situasi darurat.
