Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Simak Harta Kekayaan Pengganti Nanik Deyang

Ilustrasi. Foto: Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Simak Harta Kekayaan Pengganti Nanik Deyang

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Bersamaan dengan penunjukan tersebut, laporan harta kekayaan Sudaryono kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan Sudaryono mencapai Rp31,39 miliar.

Penunjukan Sudaryono diumumkan pemerintah sebagai bagian dari pergantian kepemimpinan di BGN agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan sesuai target. Sebelumnya, Nanik menyatakan mundur untuk fokus menjalani pengobatan penyakit jantung yang dideritanya.

Harta Kekayaan Capai Rp31,39 Miliar

Laporan LHKPN menunjukkan total kekayaan Sudaryono sebesar Rp31,39 miliar. Nilai tersebut terdiri atas berbagai aset, mulai dari tanah dan bangunan, kendaraan bermotor, surat berharga, kas dan setara kas, hingga harta bergerak lainnya.

Sudaryono juga tercatat memiliki sejumlah aset properti di beberapa daerah. Selain itu, kepemilikan surat berharga dan simpanan kas menjadi salah satu komponen terbesar dalam total kekayaannya.

Ditunjuk Gantikan Nanik Deyang

Pergantian pimpinan BGN dilakukan setelah Presiden Prabowo menerima pengunduran diri Nanik Sudaryati Deyang. Pemerintah menilai transisi kepemimpinan perlu segera dilakukan agar program prioritas nasional, khususnya MBG, tetap berjalan tanpa hambatan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Presiden telah memutuskan Sudaryono sebagai Kepala BGN yang baru. Dengan pengalaman di sektor pertanian dan pangan, Sudaryono diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional.

Rekam Jejak Sudaryono

Sebelum dipercaya memimpin BGN, Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian. Politikus Partai Gerindra itu juga dikenal memiliki pengalaman di dunia usaha dan pernah menduduki sejumlah posisi strategis sebelum bergabung ke pemerintahan.

Latar belakangnya di sektor pertanian dinilai sejalan dengan tugas BGN yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan dan penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis.

BGN Fokus Jalankan Program MBG

Di bawah kepemimpinan baru, BGN akan melanjutkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo. Pemerintah menargetkan program tersebut dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka stunting.

Selain memastikan distribusi makanan bergizi berjalan efektif, BGN juga diharapkan memperkuat tata kelola, pengawasan anggaran, dan koordinasi dengan pemerintah daerah agar pelaksanaan program lebih tepat sasaran.

Transisi Kepemimpinan Berjalan

Pemerintah memastikan proses pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional akan berlangsung tanpa mengganggu operasional lembaga. Seluruh program yang sedang berjalan tetap dilanjutkan, sementara Sudaryono segera memulai tugasnya sebagai Kepala BGN.

Dengan penunjukan tersebut, pemerintah berharap BGN dapat terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dan mendukung target peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Denda Lingkungan Bagi Perusahaan Nakal Capai Rp1,6 Triliun Previous post Denda Lingkungan Bagi Perusahaan Nakal Capai Rp1,6 Triliun