BMKG Ingatkan Potensi El Nino Pertengahan 2026, Petani Diminta Sesuaikan Kalender Tanam

Lingkungan Efelem E
BMKG Ingatkan Potensi El Nino Pertengahan 2026, Petani Diminta Sesuaikan Kalender Tanam - LaporanTerkini.com

Peringatan yang sudah mulai disampaikan BMKG sejak akhir pekan lalu kini dipertegas kembali. Pada Selasa, 28 April 2026, BMKG menegaskan prediksi bahwa potensi El Nino akan mulai terasa pada pertengahan tahun ini setelah fenomena La Nina Lemah resmi berakhir pada Februari 2026 lalu.

BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Fenomena hujan lebat disertai angin kencang diprediksi akan terjadi pada tanggal 27 hingga 28 April di beberapa provinsi. BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir kilat, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang. 

Transisi dari La Nina ke El Nino yang sedang terjadi membawa konsekuensi penting bagi sektor pertanian. Musim kemarau yang diprediksi datang lebih awal dari rata-rata klimatologis berpotensi mempersingkat masa tanam dan meningkatkan risiko gagal panen jika petani tidak menyesuaikan jadwal tanam sejak sekarang.

BMKG meminta seluruh dinas pertanian di provinsi-provinsi rawan kekeringan untuk segera berkomunikasi dengan petani di wilayahnya terkait penyesuaian kalender tanam. Komoditas yang paling sensitif terhadap perubahan pola hujan seperti padi dan jagung perlu mendapat perhatian khusus.

Kementerian Kehutanan sebelumnya sudah menandatangani nota kesepahaman dengan BMKG untuk memperkuat sistem peringatan dini karhutla. Kolaborasi ini dinilai sangat penting mengingat El Nino secara historis selalu dikaitkan dengan lonjakan titik panas di wilayah-wilayah gambut Sumatera dan Kalimantan.

Tags: El Nino 2026 BMKG prediksi, kalender tanam El Nino Indonesia, La Nina lemah berakhir Februari 2026, kekeringan 2026 antisipasi, karhutla El Nino 2026, musim kemarau lebih awal 2026, BMKG prediksi iklim

+ posts