
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) membukukan lonjakan laba bersih sebesar 106 persen sepanjang tahun buku 2025. Kinerja tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar perusahaan dalam beberapa tahun terakhir dan memperkuat posisi Antam sebagai emiten tambang unggulan di Indonesia.
Pertumbuhan laba didorong oleh peningkatan kinerja sejumlah lini bisnis utama perusahaan. Komoditas emas masih menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan perseroan seiring tingginya permintaan dan kuatnya harga logam mulia di pasar.
Selain emas, bisnis nikel juga memberikan kontribusi signifikan melalui peningkatan produksi dan penguatan permintaan dari sektor industri baterai kendaraan listrik. Hilirisasi yang terus berkembang turut memperbesar nilai tambah produk nikel nasional.
Mesin pertumbuhan ketiga berasal dari peningkatan efisiensi operasional dan optimalisasi kinerja berbagai unit usaha. Strategi tersebut membantu perusahaan menjaga margin keuntungan di tengah dinamika pasar komoditas global.
Kinerja positif Antam kemudian mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), termasuk pembagian dividen triliunan rupiah dari laba tahun buku 2025.
Manajemen optimistis prospek bisnis tetap menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan mineral kritis dunia dan terus berkembangnya program hilirisasi di Indonesia.
