Tiga Kapal Perang Pakistan Bersandar di Tanjung Priok, Indonesia dan Pakistan Perkuat Diplomasi Militer

Tiga Kapal Perang Pakistan Bersandar di Tanjung Priok, Indonesia dan Pakistan Perkuat Diplomasi Militer

Tiga kapal perang Angkatan Laut Pakistan bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dalam rangka kunjungan persahabatan dan penguatan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Pakistan. Kehadiran armada militer tersebut menjadi perhatian karena salah satunya merupakan kapal selam modern milik Pakistan Navy. Kapal perang yang datang ke Jakarta terdiri dari Pakistan Navy Ship (PNS) Taimur,

Tiga Kapal Perang Pakistan Bersandar di Tanjung Priok, Indonesia dan Pakistan Perkuat Diplomasi Militer

Tiga kapal perang Angkatan Laut Pakistan bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dalam rangka kunjungan persahabatan dan penguatan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Pakistan. Kehadiran armada militer tersebut menjadi perhatian karena salah satunya merupakan kapal selam modern milik Pakistan Navy.

Kapal perang yang datang ke Jakarta terdiri dari Pakistan Navy Ship (PNS) Taimur, kapal selam Hangor, dan PNS Aslat. Ketiganya bersandar di Dermaga IKT ex-Presiden, Tanjung Priok, sejak Selasa (20/5/2026). 

Kedatangan gugus tugas Angkatan Laut Pakistan tersebut disebut sebagai bagian dari diplomasi maritim dan naval diplomacy antara kedua negara. Selain kunjungan kehormatan, agenda yang dijalankan mencakup pertukaran pengalaman militer, penguatan hubungan antarprajurit, hingga pembahasan peluang kerja sama pertahanan di kawasan Asia. 

PNS Taimur sendiri merupakan fregat modern tipe Type 054A/P yang menjadi salah satu kapal tempur utama Pakistan Navy. Sementara Hangor adalah kapal selam yang menjadi simbol penguatan armada bawah laut Pakistan. Adapun PNS Aslat merupakan kapal perang cepat rudal yang digunakan untuk patroli dan operasi tempur maritim. 

TNI AL menyambut kedatangan armada tersebut melalui jajaran Koarmada I di Tanjung Priok. Kunjungan kapal perang asing ke Indonesia umumnya dilakukan dalam rangka mempererat hubungan bilateral, latihan bersama, maupun transit logistik sebelum melanjutkan pelayaran internasional. 

Hubungan pertahanan Indonesia dan Pakistan dalam beberapa tahun terakhir memang terus berkembang, termasuk melalui kerja sama pendidikan militer, industri pertahanan, hingga latihan keamanan maritim. Pakistan juga dikenal sebagai salah satu negara yang aktif memperkuat hubungan militer dengan negara-negara Asia Tenggara.

Kehadiran kapal selam Hangor turut menjadi sorotan karena jarang kapal selam asing melakukan kunjungan terbuka ke pelabuhan Indonesia. Langkah itu dinilai mencerminkan tingkat kepercayaan dan hubungan diplomatik yang semakin erat antara kedua angkatan laut. 

Di tengah dinamika geopolitik kawasan Indo-Pasifik, diplomasi pertahanan melalui kunjungan kapal perang menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat stabilitas regional, kerja sama keamanan laut, serta hubungan strategis antarnegara.

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos