49,4% Responden Survei SMRC Menilai Ekonomi Memburuk

Ilustrasi. Foto: 49,4% Responden Survei SMRC Menilai Ekonomi Memburuk

Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melakukan survei dengan metode margin of error 3,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen dan stratified mutistage random sampling terhadap 749 responden pada 5-19 Juli 2026. Hasil dari survei SMRC menyatakan bahwa hampir separuh responden menilai ekonomi nasional memburuk di tahun ini dengan responden sebanyak 49,4% menjawab buruk, dan 15,7% menjawab ekonomi indonesia dalam kategori baik atau sangat baik.

Mayoritas Responden Memberikan Penilaian Negatif

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan persepsi publik terhadap kondisi ekonomi nasional cenderung memburuk. Sebanyak 49,4 persen responden menyatakan kondisi ekonomi Indonesia berada dalam kategori buruk atau sangat buruk, sedangkan hanya 15,7 persen yang menilai ekonomi nasional berada dalam kondisi baik atau sangat baik.

Temuan tersebut menggambarkan bahwa kelompok responden yang memiliki penilaian negatif terhadap kondisi ekonomi menjadi yang terbesar dalam survei. Sementara itu, responden lainnya memberikan penilaian sedang, tidak berubah, atau tidak memberikan jawaban.

Persepsi Ekonomi Berkaitan dengan Kepuasan Publik

Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani menyatakan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi memiliki hubungan yang kuat dengan tingkat kepuasan terhadap pemerintahan. Menurut hasil survei, penurunan penilaian positif terhadap ekonomi berjalan seiring dengan turunnya kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto.

SMRC juga mencatat perubahan cukup tajam dibandingkan survei sebelumnya. Proporsi masyarakat yang menilai kondisi ekonomi baik mengalami penurunan, sementara penilaian negatif meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Temuan tersebut dinilai menunjukkan perubahan persepsi masyarakat terhadap situasi ekonomi nasional.

Penilaian Dibangun dari Persepsi Responden

Survei ini mengukur pandangan masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang dirasakan saat pengumpulan data dilakukan. Hasilnya merupakan potret opini publik dan tidak dimaksudkan sebagai ukuran langsung terhadap indikator ekonomi makro pemerintah.

SMRC melakukan survei menggunakan metode stratified multistage random sampling terhadap 749 responden yang diwawancarai pada 5–19 Juli 2026. Survei memiliki margin of error sekitar 3,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil Survei Jadi Gambaran Persepsi Publik

SMRC menilai persepsi masyarakat terhadap ekonomi, politik, dan penegakan hukum menjadi faktor yang saling berkaitan dalam membentuk penilaian terhadap pemerintahan. Karena itu, perubahan kondisi yang dirasakan masyarakat dapat memengaruhi hasil survei pada periode berikutnya.

Hasil survei ini menjadi salah satu gambaran mengenai pandangan publik terhadap kondisi ekonomi nasional pada pertengahan 2026. Persepsi tersebut dapat berubah mengikuti perkembangan ekonomi maupun kebijakan pemerintah pada waktu mendatang.

Terduga Curanmor Baku Tembak dengan Polisi saat Kabur di Tangerang Previous post Terduga Curanmor Baku Tembak dengan Polisi saat Kabur di Tangerang
Prabowo Panggil Menkeu, OJK hingga Bos Baru BI ke Istana Next post KSSK Mendapat Panggilan ke Istana