
Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia akan semakin dihormati oleh bangsa lain apabila tetap memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di Jakarta.
Menurut Prabowo, Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan nasional di tengah berbagai tantangan global. Ia menilai kekuatan Indonesia terletak pada kemampuannya mempertahankan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Dalam pidatonya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa tidak ada negara lain yang akan menghormati Indonesia apabila bangsa ini tidak mampu menjaga kekuatan dan persatuannya sendiri.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini berlangsung di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian akibat konflik geopolitik, persaingan ekonomi, dan perubahan tatanan internasional. Karena itu, pemerintah menilai Pancasila tetap relevan sebagai pedoman menghadapi dinamika dunia modern.
Prabowo juga menyebut Pancasila sebagai konsensus besar bangsa Indonesia yang telah terbukti mampu menjaga keutuhan negara sejak kemerdekaan. Nilai gotong royong, keadilan sosial, dan persatuan disebut menjadi modal utama menghadapi masa depan.
Pemerintah berharap momentum Hari Lahir Pancasila dapat memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga persatuan nasional.
