Jembatan Putus di Lampung Tengah Hambat Aktivitas Warga dan Pelajar

Jembatan Putus di Lampung Tengah Hambat Aktivitas Warga dan Pelajar

Warga Kampung Tanjung Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, masih menghadapi kesulitan besar setelah jembatan utama di wilayah mereka putus selama empat bulan tanpa perbaikan. Kondisi tersebut memaksa anak-anak sekolah dan warga mempertaruhkan keselamatan demi tetap bisa beraktivitas setiap hari.  Jembatan yang rusak itu merupakan akses utama penghubung antarwilayah sekaligus jalur penting bagi pelajar

Warga Kampung Tanjung Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, masih menghadapi kesulitan besar setelah jembatan utama di wilayah mereka putus selama empat bulan tanpa perbaikan. Kondisi tersebut memaksa anak-anak sekolah dan warga mempertaruhkan keselamatan demi tetap bisa beraktivitas setiap hari. 

Jembatan yang rusak itu merupakan akses utama penghubung antarwilayah sekaligus jalur penting bagi pelajar menuju sekolah. Karena belum ada penanganan permanen dari pemerintah, warga terpaksa menggunakan jalur darurat yang sempit dan berisiko untuk melintas. 

Sejumlah pelajar bahkan harus berjalan kaki melewati sisa konstruksi jembatan yang rusak demi bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar. Saat debit air meningkat, akses tersebut menjadi semakin berbahaya karena licin dan rawan longsor. Warga menyebut kondisi itu sudah berlangsung sejak awal 2026 tanpa kepastian kapan perbaikan dimulai. 

Selain mengganggu aktivitas pendidikan, putusnya jembatan juga berdampak pada perekonomian masyarakat. Distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga menjadi terhambat karena kendaraan tidak bisa melintas secara normal. Sebagian warga harus memutar dengan jarak lebih jauh untuk mencapai pusat kecamatan maupun pasar tradisional. 

Warga mengaku telah beberapa kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah daerah agar segera dilakukan pembangunan jembatan permanen. Namun hingga kini, perbaikan baru sebatas pembahasan sementara dan belum menyentuh pembangunan fisik utama. 

Kondisi tersebut memicu perhatian publik setelah video dan foto anak-anak sekolah yang melintas di area jembatan rusak viral di media sosial. Banyak warganet menyoroti lambannya penanganan infrastruktur dasar yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya pelajar. 

Persoalan infrastruktur di sejumlah wilayah Lampung sebelumnya juga kerap menjadi sorotan, terutama terkait akses jalan dan jembatan yang rusak di daerah pedesaan. Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat segera mengambil langkah cepat agar aktivitas pendidikan dan ekonomi warga dapat kembali normal. 

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos