Kepolisian masih mendalami kasus kematian seorang warga negara Korea Selatan berinisial S (66) yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu mengungkap penyebab kematian korban. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah oleh anggota keluarganya pada Rabu (27/5). Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian yang

Kepolisian masih mendalami kasus kematian seorang warga negara Korea Selatan berinisial S (66) yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu mengungkap penyebab kematian korban.
Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah oleh anggota keluarganya pada Rabu (27/5). Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian yang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa jenazah untuk proses autopsi.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya sejumlah luka yang diduga berasal dari benda tajam maupun benda tumpul. Temuan itu membuat penyidik mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan.
Kapolsek Tambun Selatan menyatakan penyidik kini fokus mengumpulkan alat bukti dan menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk menyusun kronologi yang lebih jelas terkait peristiwa tersebut.
Selain memeriksa orang-orang yang memiliki hubungan dengan korban, polisi juga menganalisis rekaman kamera pengawas dan barang-barang yang ditemukan di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kemungkinan pelaku maupun motif di balik kasus ini.
Kasus tersebut menjadi perhatian karena melibatkan warga negara asing yang telah lama tinggal di Indonesia. Polisi memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh hingga seluruh fakta terungkap.












