Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5), menjadi momen yang sangat spesial karena dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran kepala negara dinilai memberi makna penting dalam agenda pembahasan arah kebijakan ekonomi nasional tahun depan. Rapat paripurna tersebut digelar dengan agenda penyampaian Kerangka Ekonomi

Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5), menjadi momen yang sangat spesial karena dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran kepala negara dinilai memberi makna penting dalam agenda pembahasan arah kebijakan ekonomi nasional tahun depan.
Rapat paripurna tersebut digelar dengan agenda penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027. Selain Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga turut hadir dalam sidang yang dipimpin langsung oleh Puan Maharani.
Dalam pembukaan rapat, Puan mengatakan sidang kali ini berbeda dibanding biasanya karena Presiden memilih hadir secara langsung untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah di hadapan anggota dewan. Menurutnya, kehadiran Presiden menunjukkan keseriusan pemerintah menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.
Presiden Prabowo dalam pidatonya memaparkan berbagai proyeksi ekonomi nasional untuk 2027, termasuk target pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, hingga penurunan rasio ketimpangan atau gini ratio. Pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga APBN tetap sehat di tengah ketidakpastian geopolitik dan tekanan ekonomi dunia.
Kehadiran langsung Presiden dalam penyampaian KEM dan PPKF disebut menjadi momen yang cukup jarang terjadi. Pada periode pemerintahan sebelumnya, agenda serupa umumnya diwakilkan kepada Menteri Keuangan tanpa pidato langsung dari kepala negara di sidang paripurna DPR.
Puan juga menegaskan DPR akan mengawal proses pembahasan RAPBN 2027 agar tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi nasional. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan parlemen menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah tekanan global saat ini.
Rapat paripurna tersebut dihadiri ratusan anggota DPR RI dan sejumlah pejabat tinggi negara. Berdasarkan data yang dibacakan pimpinan sidang, total 451 anggota DPR hadir sehingga rapat memenuhi kuorum untuk dilanjutkan.
Agenda RAPBN 2027 sendiri menjadi sorotan karena pemerintah mulai menyusun strategi fiskal untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, memperkuat investasi, dan meningkatkan program prioritas nasional di masa pemerintahan Prabowo-Gibran.











