
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) memperkuat kerja sama bilateral dengan Bangladesh dalam bidang jaminan produk halal menjelang penerapan kebijakan wajib sertifikasi halal di Indonesia pada Oktober 2026. Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan antara Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dan Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, H.E. Tarikul Islam, di Jakarta.
Pertemuan itu difokuskan pada koordinasi pembentukan Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) di Bangladesh. Keberadaan lembaga tersebut dinilai penting untuk mempermudah pengakuan sertifikasi halal produk Bangladesh yang masuk ke pasar Indonesia maupun mendukung ekspor produk halal Indonesia ke Bangladesh.
BPJPH menilai penguatan kolaborasi internasional menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem halal global yang saling terhubung. Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan implementasi kebijakan wajib halal tidak hanya berkaitan dengan regulasi domestik, tetapi juga penguatan tata kelola halal internasional berbasis standar dan kepercayaan antarnegara.
“Implementasi wajib halal Oktober 2026 bukan semata perintah regulasi, tetapi juga momentum penguatan tata kelola halal global,” ujar Ahmad Haikal Hasan dalam keterangan resmi.
Pemerintah Bangladesh juga menyatakan komitmennya mendukung pembentukan lembaga halal sebagai bentuk kesiapan menghadapi aturan wajib halal di Indonesia. Menurut Dubes Bangladesh Tarikul Islam, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan produk halal kedua negara di masa mendatang.
BPJPH dalam beberapa bulan terakhir memang aktif memperluas jejaring kerja sama internasional di sektor halal. Sebelumnya, lembaga tersebut juga menjalin kolaborasi dengan lembaga halal dari China, Filipina, Meksiko, hingga Amerika Serikat guna memperkuat posisi Indonesia dalam industri halal global.
Pemerintah menargetkan implementasi wajib sertifikasi halal menjadi salah satu pendorong pertumbuhan industri halal nasional. Selain menjamin perlindungan konsumen muslim, kebijakan itu juga diproyeksikan memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
