Pertamina Ungkap Proses Distribusi BBM hingga Pelosok Indonesia

PT Pertamina (Persero) mengungkap proses distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah terpencil dan terluar Indonesia, termasuk kawasan kepulauan di wilayah timur yang memiliki tantangan geografis dan cuaca ekstrem. Distribusi energi tersebut dilakukan melalui sistem logistik berlapis agar pasokan BBM tetap tersedia hingga pelosok Tanah Air.  Salah satu contoh distribusi dilakukan di Fuel Terminal Dobo,

PT Pertamina (Persero) mengungkap proses distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah terpencil dan terluar Indonesia, termasuk kawasan kepulauan di wilayah timur yang memiliki tantangan geografis dan cuaca ekstrem. Distribusi energi tersebut dilakukan melalui sistem logistik berlapis agar pasokan BBM tetap tersedia hingga pelosok Tanah Air. 

Salah satu contoh distribusi dilakukan di Fuel Terminal Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Supervisor Receiving, Storage, and Distribution (RSD) Fuel Terminal Dobo, Gigih Aji Wicaksono, menjelaskan BBM pertama kali dikirim menggunakan kapal tanker Pertamina menuju terminal penyimpanan sebelum didistribusikan kembali ke masyarakat menggunakan mobil tangki dan kapal kecil.

Menurut Gigih, proses distribusi dimulai dari penerimaan BBM dari kapal tanker, kemudian disimpan di storage terminal sebelum disalurkan ke berbagai SPBU di pulau-pulau sekitar Kepulauan Aru. Skema distribusi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga aktivitas ekonomi masyarakat di daerah terpencil. 

Namun, penyaluran BBM di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) tidak selalu berjalan mulus. Faktor cuaca menjadi tantangan utama karena kondisi laut yang berubah cepat dapat memperlambat pengiriman. Jika normalnya distribusi hanya memakan waktu sekitar dua hingga tiga hari, dalam kondisi cuaca buruk proses pengiriman bisa molor hingga dua pekan. 

Pertamina menegaskan kualitas BBM yang diterima masyarakat di pelosok tetap sama dengan wilayah perkotaan seperti Jakarta. Untuk menjaga kualitas dan keamanan distribusi, perusahaan menerapkan sistem penyegelan mobil tangki, pengawasan titik serah, hingga pemantauan suplai di SPBU tujuan. 

Di tengah tantangan global, termasuk konflik geopolitik di Timur Tengah, Pertamina juga memastikan stok BBM nasional dalam kondisi aman. Perusahaan melakukan diversifikasi pasokan minyak mentah dan optimalisasi operasional enam kilang domestik guna menjaga ketahanan energi nasional. 

Distribusi BBM hingga pelosok menjadi bagian dari strategi Pertamina menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional. Pemerintah menilai ketersediaan energi di daerah terpencil sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi, transportasi, hingga pelayanan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. 

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos