
Telkomsel meraih dua pengakuan internasional dalam ajang TM Forum Digital Transformation World (DTW) Ignite 2026 di Copenhagen, Denmark. Apresiasi tersebut diberikan atas pengembangan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI) untuk memperkuat keberlangsungan layanan sekaligus kontribusi perusahaan dalam mendorong inovasi industri telekomunikasi global.
Pengakuan pertama adalah TM Forum Excellence Awards 2026 untuk kategori Excellence in People, Profit, and Planet. Telkomsel meraih penghargaan itu melalui pengembangan AI-Powered Early Warning System, solusi yang dirancang untuk mendeteksi potensi dampak bencana lebih dini, mempercepat respons, dan membantu menjaga layanan tetap tersedia bagi masyarakat.
Sistem tersebut menggabungkan data internal dan eksternal untuk mendukung proses pemantauan, analisis, serta penyampaian informasi penting melalui berbagai kanal. Dalam penerapannya, teknologi itu telah mendeteksi ribuan insiden, mencakup ratusan kota, dan menghasilkan jutaan peringatan untuk membantu penyebaran informasi secara lebih cepat ketika terjadi situasi berisiko.
Selain penghargaan utama, Telkomsel memperoleh Catalyst Innovator Recognition dengan predikat “Visionary”. Pengakuan tersebut berkaitan dengan kontribusi aktif perusahaan sebagai Champion dalam program TM Forum Catalyst, yang mempertemukan operator telekomunikasi dan mitra teknologi untuk mengembangkan solusi digital baru.
Direktur IT Telkomsel Joyce Shia mengatakan pemanfaatan AI diarahkan untuk menciptakan layanan yang semakin relevan dan mudah digunakan pelanggan. Menurut perusahaan, implementasi teknologi perlu ditopang oleh fondasi data dan sistem yang terintegrasi agar mampu menghasilkan dampak nyata sekaligus menjaga keandalan layanan.
Telkomsel juga menjadi finalis pada sejumlah kategori lain dalam TM Forum Excellence Awards 2026, termasuk bidang AI dan data, dampak regional, serta pengalaman pelanggan dan pengembang. Perusahaan turut berpartisipasi dalam berbagai proyek kolaboratif yang mencakup Open Digital Architecture, autonomous networks, AI, dan pengembangan customer experience.
Pencapaian tersebut memperkuat strategi Telkomsel dalam mengembangkan ekosistem digital yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Perusahaan menempatkan AI tidak hanya sebagai alat otomatisasi, tetapi juga sebagai teknologi untuk meningkatkan kesiapan menghadapi gangguan, memperkuat kualitas layanan, dan mendukung transformasi digital Indonesia.
