
Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair memberikan apresiasi terhadap kemajuan transformasi digital yang dilakukan Pemerintah Indonesia. Menurut Blair, berbagai langkah yang ditempuh pemerintah dalam membangun sistem pemerintahan digital menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mempercepat modernisasi birokrasi.
Pujian tersebut disampaikan saat Blair bertemu dengan jajaran pemerintah yang membahas perkembangan implementasi pemerintahan digital di Indonesia. Dalam pertemuan itu, ia menilai Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai fondasi reformasi birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Blair juga menekankan pentingnya keberlanjutan transformasi agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat maupun dunia usaha.
Blair menilai transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan cara kerja pemerintahan agar lebih cepat, efisien, dan terintegrasi. Menurutnya, keberhasilan digitalisasi membutuhkan kepemimpinan yang kuat, koordinasi lintas lembaga, serta kemampuan menyatukan berbagai sistem pelayanan dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Ia menyebut langkah yang ditempuh Indonesia sudah berada pada jalur yang tepat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern.
Pemerintah Indonesia saat ini terus mempercepat pembangunan ekosistem pemerintahan digital melalui integrasi layanan publik, pemanfaatan identitas digital, pengembangan pusat data nasional, hingga penguatan interoperabilitas antarlembaga. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi birokrasi, mempercepat proses administrasi, serta menghadirkan layanan publik yang lebih mudah diakses masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Blair juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan analisis data untuk mendukung pengambilan kebijakan pemerintah. Menurutnya, negara yang mampu mengoptimalkan teknologi digital akan memiliki daya saing lebih tinggi dalam menghadapi perubahan ekonomi global dan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Pemerintah menyambut positif apresiasi tersebut dan menegaskan komitmennya melanjutkan agenda transformasi digital nasional. Digitalisasi birokrasi dipandang sebagai salah satu pilar utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mendukung target pembangunan ekonomi berbasis inovasi. Kolaborasi dengan berbagai mitra internasional, termasuk tokoh global seperti Tony Blair, diharapkan dapat memperkaya pengalaman dan mempercepat implementasi reformasi digital di Indonesia.
