
Pemerintah menyiapkan skema dukungan sosial yang lebih luas bagi keluarga peserta Sekolah Rakyat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bantuan yang diberikan tidak hanya berfokus pada pendidikan anak, tetapi juga menyentuh kondisi sosial dan ekonomi keluarga penerima manfaat.
Menurut Mensos, keluarga siswa yang memenuhi kriteria berpeluang memperoleh berbagai program bantuan sosial, mulai dari bantuan kebutuhan dasar hingga program perbaikan rumah tidak layak huni. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari pendekatan terpadu untuk memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.
Pemerintah menilai keberhasilan pendidikan anak tidak dapat dipisahkan dari kondisi keluarga. Karena itu, intervensi yang dilakukan tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga lingkungan tempat mereka tumbuh dan berkembang.
Program Sekolah Rakyat sendiri dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain memperoleh fasilitas pendidikan, peserta juga mendapatkan dukungan pembinaan karakter dan peningkatan kualitas hidup.
Kementerian Sosial berharap integrasi program pendidikan dan perlindungan sosial dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat sekaligus membuka peluang mobilitas sosial bagi generasi muda dari kelompok rentan.
