
PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mengandalkan kekuatan pendapatan berulang untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis sepanjang 2026. Strategi tersebut dijalankan setelah emiten properti itu membagikan dividen tunai Rp626 miliar kepada pemegang saham dari kinerja tahun buku 2025.
Dividen sebesar Rp13 per saham itu setara dengan 26,7 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai Rp2,35 triliun. Pembagian keuntungan tersebut berjalan beriringan dengan agenda perseroan untuk melanjutkan pengembangan proyek dan memperkuat portofolio properti yang menghasilkan pendapatan berulang.
Fondasi pertumbuhan PWON terutama berasal dari bisnis pusat perbelanjaan, perhotelan, dan penyewaan perkantoran. Pada kuartal I-2026, pendapatan berulang meningkat 8 persen menjadi Rp1,43 triliun. Segmen mal menyumbang Rp1,03 triliun atau tumbuh 9 persen, sedangkan bisnis perhotelan meningkat 11 persen menjadi Rp340 miliar.
Secara keseluruhan, pendapatan PWON pada tiga bulan pertama 2026 mencapai Rp1,65 triliun, naik 6 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Laba kotor tumbuh 10 persen menjadi Rp941 miliar, sementara EBITDA meningkat dengan persentase serupa menjadi Rp916 miliar. Kinerja tersebut menunjukkan daya tahan model bisnis perseroan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
PWON juga tetap menjalankan ekspansi secara terukur. Sepanjang 2025, perseroan merealisasikan belanja modal Rp1,21 triliun untuk sejumlah proyek, termasuk Superblok Pakuwon Mall Bekasi, pengembangan Pakuwon City Mall Surabaya tahap ketiga, serta Pakuwon Mall Surabaya tahap kelima.
Memasuki 2026, realisasi belanja modal hingga akhir kuartal pertama mencapai Rp164 miliar. Sebagian besar dana tersebut digunakan untuk melanjutkan pembangunan Pakuwon Mall Surabaya tahap kelima.
Ke depan, kombinasi pendapatan berulang dan ekspansi proyek menjadi penopang utama strategi PWON. Diversifikasi portofolio di sejumlah kota juga memberi ruang bagi perseroan untuk menjaga pertumbuhan sekaligus mempertahankan kemampuan memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.
